you're reading...
Berita, Buku Baru, Fiksi, Remaja

The Tarix Jabrix 2

Dadang. Da … dang Begadang. Da … Dadang Ha … reudang, Da … Dadang Solihin, Da … dang Sumedang. Sampai habis nama berabjad D, nama Dadang tak muncul juga meski dia sudah mempertajam matanya dengan model night-vision dilengkapi infra-red untuk melihat akurasi nama pada daftar.

The Tarix Jabrix sedang dilema. Nama mereka tidak ada dalam daftar calon mahasiswa perguruan tinggi negeri. Mereka akhirnya memutuskan untuk tinggalkan Bandung. Tujuan mereka jelas: Jakarta. Alasannya pun terang-benderang: kuliah.

Namun, ternyata semua tak seindah dulu. Ciko, Coki, Cacing, dan Mulder harus berpisah dengan sobat mereka, Dadang Modif. Dadang terpaksa tinggal di Bandung karena harus bantu bapaknya urus bengkel. Sedikit demi sedikit, geng The Tarix Jabrix mulai merasa terlalu banyak melanggar kode etik per-Jabrix-an. Dimulai dengan menjual motor Ciko, Coki, dan Cacing untuk membeli VW Combi. Masa geng motor naiknya mobil?

Belum selesai satu persoalan, muncul persoalan lain. Mereka harus memecahkan misteri penculikan seorang bocah perempuan. Tuntutannya sangat klise, meminta tebusan uang. Namun, jejak yang ditinggalkan alangkah ajaibnya: sebuah helm yang dikenakan oleh penjual gorengan. Misteri semacam ini pastilah tidak akan bisa dipecahkan hanya dengan cara ronda keliling kompleks yang sudah dijaga satpam. Sepakat?


About Bukudiskon

www.bukudiskon.com adalah toko buku online berbasis komunitas dengan harga termurah.

Discussion

No comments yet.

Tulis komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: