Biografi

This category contains 7 posts

TERBARU: Buku “Steve Jobs” di Bukudiskon.Com Diskon 20%

Steve Jobs

Steve Jobs oleh Walter Isaacson

Siapakah Jobs? Bagaimana perjalanan hidupnya? Apa yang membuatnya berhasil membangun perusahaan teknologi terbesar  di dunia? Buku ini merangkum secara eksklusif sejarah kehidupan salah satu tokoh CEO terbesar  yang pernah ada.

Dirangkum dari 40 wawancara eksklusif dengan Jobs selama dua tahun-dan wawancara dengan ratusan kerabat, teman, musuh, pesaing, rekan-Walter Isacson telah menuliskan sebuah kisah memukau tentang kehidupan penuh liku dan kepribadian seorang pengusaha kreatif yang talenta dan visinya telah membawa revolusi besar bagi industri teknologi kreatif.

Pandangan Hatta Rajasa tentang Steve Jobs

Kegigihan merupakan salah satu kunci kesuksesan Steve Jobs. Karenanya, walau Jobs tercatat pernah menjadi salah seorang yang dipecat dari Apple Inc, ia mampu tetap teguh dan pada akhirnya keluar sebagai pahlawan di perusahaan yang pernah memecatnya itu.

Kepemilikan kegigihan ala Steve Jobs itulah yang diamanatkan oleh Menteri Perekonomian, Hatta Rajasa, kepada para wirausahawan Indonesia dalam acara Pelatihan Wirausaha Industri Inovatif di Serpong, Tangerang, bulan lalu. Dalam pidatonya, Hatta Rajasa menghimbau kepada seluruh calon wirausahawan Indonesia agar tak bermimpi untuk mendapatkan kesuksesan dengan cepat. Sebab, kesuksesan adalah sebuah proses yang harus dilalui, bahkan terkadang menyakitkan, seperti terlihat pada sosok Steve Jobs yang pernah dipecat dari perusahaan yang kemudian dibesarkannya. Wajib baca banget 😯

Advertisements

Kisah Luar Biasa dari Seorang Korban Selamat Perkosaan!

Fifty Years Of Silences

Fifty Years Of Silences

Kisah Hidup Luar biasa dari Seorang Korban Selamat dari Perkosaan pada Masa Perang JAN RUFF-O`HERNE Bagaimana mengatakannya pada anak cucu kita? Maksud saya, perasaan malu dan tidak berharga yang begitu besar itu. Continue reading

Jejak Batin Jenny Rachman: Kutemukan Ridha-Nya Jurus Manusiawi Menuju Hidup Yang Lebih Tenteram

Jejak Batin Jenny Rachman: Kutemukan Ridha-Nya Jurus Manusiawi Menuju Hidup Yang Lebih Tenteram

Jejak Batin Jenny Rachman: Kutemukan Ridha-Nya Jurus Manusiawi Menuju Hidup Yang Lebih Tenteram

Menginjak usia setengah abad bagi seorang Jenny Rachman adalah seperti menghampiri fase hidup yang sangat sakral. Sebuah rentang usia yang mengartikan jam terbang hidup yang cukup dengan serangkaian pengalaman jatuh bangun yang padat.

Segala yang terjadi padanya dalam hidup tidak semua berisi catatan manis, bahkan lebih banyak berisi ujian berat. Namun, toh hari ini Jenny masih bisa berdiri tegak dan telah menemukan pelabuhan yang mendamaikan hatinya. Ia melihat segala cobaan dan ujian yang pernah menerpanya sebagai pola hidup yang sangat indah yang diberikan Allah untuk mematangkan dirinya. Ia justru mensyukuri segala peristiwa yang ia lakoni—manis atau pahit—karena kesemuanya itu telah membentuk mosaik hidup yang penuh makna.

Buku ini mengungkapkan banyak hikmah yang diambil Jenny dari sejumlah peristiwa dalam hidupnya. Hikmah yang bisa menjadi cermin bagi kita semua bahwa segala masalah yang datang silih berganti akan menjadi cair dengan jurus yang sangat sederhana dan manusiawi, yakni ikhlas, tulus, mudah memaafkan, jujur, dan tawakal.

The Last Emperor Autobiografi Henry Pu Yi Yang Mengilhami Film Peraih 9 Piala Oscar

The Last Emperor Autobiografi Henry Pu Yi Yang Mengilhami Film Peraih 9 Piala Oscar

The Last Emperor Autobiografi Henry Pu Yi Yang Mengilhami Film Peraih 9 Piala Oscar

Direvisi Oleh Paul Kramer Sepertinya tidak ada yang lebih berliku dan tragis dibandingkan dengan kisah ini. Menyimak kehidupan Pu Yi berarti juga menyelami periode penting sebuah bangsa besar: masa per-alihan China dari negara kerajaan ke republik?yang sering disama-artikan dengan ?perubahan dari tradisional menjadi modern?. Bagi sebagian orang yang menganggap sistem politik modern lebih adil, peristiwa ini merupakan pilihan terbaik. Namun, bagaimana jika dilihat dari sudut pandang sang Kaisar?

Buku ini berdasarkan penuturan Pu Yi sendiri. Dia menceritakan perjalanan hidupnya yang luar biasa: penobatannya sebagai Kaisar pada usia dua tahun, hubungannya dengan orang-orang di sekitarnya, korupsi yang menggerogoti kerajaan, menjadi ?boneka? penguasa Jepang, mendekam di penjara sebagai tawanan perang, dan menjadi tukang kebun di mana hanya sedikit orang yang mengenalnya sebagai ?Putra Langit?.

Dengan sangat terbuka dan sedemikian banyaknya informasi teperinci yang gamblang, Pu Yi menulis kisah ini di tempat penahanannya. Tak diragukan lagi, buku ini adalah catatan yang unik, memikat, dan penting tentang sejarah China yang paling kacau dan dramatis?dan tentang seorang manusia yang menjadi saksi atas semuanya.

Jejak Guru Bangsa Mewarisi Kearifan Gus Dur

Inilah “catatan” tentang sosok Gus Dur dari dalam: potret pemikiran dan wawasan, aspirasi dan idealisme, dan segenap wujud pengungkapannya di dalam hidupnya yang tak datar: hidup penuh ombak, dan gelombang, yang telah membuat Gus Dur tampil dalam dua waja

Gus Dur dewasa masih “pemberontak” dan nakal, tetapi bagi para “pemuja”-nya, itu hanya menegaskan tanda keistimewaannya sebagai “wali”. Mungkin kewalian itu tak penting bila kita hanya ingin menyebutnya pelindung dan pembebas dari segenap keterbelengguan. Demokrasi terbelenggu. Media terbungkam. Minoritas tertindas. Dia membebaskannya.

Inilah “kitab” tentang Gus Dur menurut Gus Dur, yang hadir di tengah begitu banyak buku tentang Gus Dur menurut para penulisnya sendiri. Sobary, penulis buku ini, membayangkan dirinya berjalan di belakang Gus Dur, dan mencatat apa yang dipikirkan, dirasakan, dan diucapkan Gus Dur di kancah politik, agama, dan kebudayaan, dan bagaimana Gus Dur memelihara humor untuk menandai kearifan hidup. Sobary mewakili kita, untuk mewartakan, apa warisan kearifan yang patut kita teladankan di tengah kehampaan hidup di zaman ketika jambul dan sisiran rambut, cara senyum, dan kancing baju menjadi tanda kelebihan: yang tak lain dari lebih dalam kepalsuannya.

The Last Words Of Chrisye

Apa Yang Anda Rasakan, Dipikirkan, Diungkapkan Chrisye Selama Setahun Sebelum Wafat

Apa Yang Anda Rasakan, Dipikirkan, Diungkapkan Chrisye Selama Setahun Sebelum Wafat …

Soraya Clues

Soraya Haque

Soraya Haque

Sedih, galau, tidak terima, bahkan protes. Perasaan inilah yang dirasakan Soraya Haque, saat mendengar ayahnya meninggal. “Tuhan, mengapa ini terjadi? Ini tak adil,” protes Soraya.

Momen ini menjadi puncak kegelisahan Soraya atas hidup dan kehidupan. Pertanyaan-pertanyaan pun meluas bukan semata atas peristiwa kematian, tapi atas segala apa yang dirasakan, dilihat, dan dialaminya. Dan, setelah sekian lama mengupayakan beragam cara, menempuh bermacam jalan, ternyata jawaban atas semua pertanyaannya didapatkan dari berdialog dengan Al-Qur’an. Kebiasaan yang sejak dulu telah dijalaninya.

Buku ini merekam jejak-jejak perjalanan jiwa Soraya dalam mencari dan menemukan jawaban atas beragam pertanyaan yang menggelisahkan jiwanya. Dengan kepekaan rasa yang terasah sejak kecil dan kekuatan logika yang orisinil, serta ketulusan hati untuk tidak tergoda bujuk rayu nafsu, plus sejuta pengalaman selama berkiprah di dunia hiburan, buku ini mampu menghadirkan refleksi yang tidak hanya menyentuh kalbu, tapi juga menggoda nalar. Apa yang dirasakan Soraya dan apa yang ditemukannya bisa menjadi cermin bagi siapa pun yang ingin mencari kesejatian hidup. Becermin pada perjalanan Soraya memudahkan kita melakukan pencarian. Kita tidak perlu mulai dari nol. Kita bisa memulai dari apa yang sudah dimulai Soraya.